Kami merindukan waktu bersama,bermain bersama,ngrandom bersama,dan belajar bersama.
Liburan selama hampir 2 bulan membuat kami ingin segera masuk kampus,dan bisa sharing seperti biasanya. Salah satu hal yang menyenangkan untuk dilakukan bersama adalah maen Uno Stacko.
Pernah tau maennya kayak gimana? Jadi,uno stacko itu isinya batang-batang yang berwarna-warni,terus kita nata,dan kita saling bergantian request warna mana yang ingin kita maenkan buat lawan. Nah para pemainnya ini gimana pun caranya harus bisa jagain tatanan batang-batang itu biar gak sampe jatuh,hal yang paling seru adalah ketika tatanan itu akhirnya jatuh,bunyinya berisik dan keras banget,dan kita pasti menghukum yang bikin jatuh tatanan itu dengan mencoreti wajahnya pake bedak,jadi cemong gitu :D
Ini namanya Uno Stacko,pernah maen? Seru lhoh
Maen Uno Stacko ini lebih seru kalo rame-rame,sekitar 3-5 orang gitu pasnya. Setelah berwajah bedak,pasti ntr difoto.
Waktu kebersamaan inilah yang gak terlupakan,seneng aja rasanya bisa menghabiskan waktu bersama di tengah kebuntuan dan kejenuhan kuliah.
Terakhir kita maen Uno Stacko adalah pasca KRSan,itu artinya sekitar 6 bulan yang lalu.
Temenku bahkan juga udah lupa kapan terakhir kita memainkannya,dan baru inget kalo itu udah lama banget ternyata.
Aku sejak dulu,entah kenapa,selalu dapat mengingat hal-hal kecil,sederhana. Kapan aku bertemu seseorang,kapan kami mulai dekat,hal-hal yang diobrolin,apa yang sudah kita lakukan bersama,perasaan yang muncul,mayoritas aku masih ingat,sementara mungkin orang yang pernah mengalaminya bersamaku sudah lupa.
Detail kecil dari sebuah kejadian bahkan aku masih mengingatnya. Ya benar,mungkin itu salah satu hal menyenangkan,kita masih bisa mengingat momen-momen tersebut,meskipun nanti di kemudian hari kita sudah tidak bersama. Kenangan itu seru untuk diingat bukan?
Banyak orang bilang,kita hidup belajar dari masa lalu.
Dari masa lalu yang pernah kita alami,masa sulit,masa indah,masa terpuruk,masa kejayaan. Kita bisa belajar dari itu,kalo kita mau mengingatnya.
Aku ingat,aku pernah belajar untuk menjadi lebih sabar dan tidak meremehkan suatu hal dari pengalamanku semester 2.
Ketika itu aku tidak memperoleh nilai UTS PKN,karena aku salah jadwal,nilaiku kosong dan berakhir aku harus harus mengulangnya di semester depan. Well,mugkin kalian tertawa tau aku harus mengulang mata kuliah yang bahkan itu mata kuliah yang mudah bagi kita sebagai warga negara yang sudah hidup di Indonesia bertahun-tahun.
Aku bukannya tidak bisa menempuhnya,tapi aku gagal bahkan sebelum aku mencoba menyelesaikan soal ujiannya,karena aku salah jadwal. Dan hal itu benar-benar membuatku sedih,apa yang kita usahakan,belajar keras,semuanya lenyap karena salah jadwal.
Darisana aku belajar,perhatikan hal sederhana seperti mengecek jadwal ujian sebelum menempuhnya di hari-H. Aku juga belajar untuk lebih ikhlas dan sabar,karena nilai PKNku yang UTSnya kosong berakibat menurunnya IPK serta IPSku.
Selalu ada hikmah yang bisa kita ambil dari hal-hal yang kita alami dan ketika kita mengingatnya kita akan tau di mana letak salah kita dan bisa jadi pelajaran ke depannya.
Well,mungkin dapat mengingat momen-momen yang pernah kita alami adalah salah satu hal yang menyenangkan dan bisa diambil hikmahnya.
Namun,terkadang hal itu justru menjadi sebuah kesulitan juga.
Salah seorang temanku dulu pernah mengatakan ' mampu mengingat hal-hal secara detail,dan kenangan dengan rapi itu menyenangkan,namun dapat juga menjadi hal yang menyedihkan secara bersamaan'
Kenapa?
Karena,ketika kita mampu dengan rapi menyimpannya,akan sulit bagi kita untuk melepaskannya.
Hal-hal indah yang pernah dilalui bersama,kebiasaan-kebiasaan yang kita sudah hafal,tempat dan waktu yang pernah dihabiskan bersama untuk bermain,semuanya akan membekas,dan akan sulit terlupakan.
Memang apa masalahnya dengan kenangan-kenangan itu? Bukankah itu menyenangkan untuk diingat.
Tidak ada yang salah,hanya saja itu akan sulit bagi kita ketika kita harus beranjak untuk melangkah,menemui hari baru sedangkan kita terperangkap masih mengenang dan pada akhirnya merindukannya,sementara orang-orang yang ada di dalam kenangan itu sudah tidak bisa bersama kita lagi.
It's hard to forget someone who gave you so much to remember
Aku jadi mengerti mengapa ada orang yang memutuskan untuk kembali bersama meskipun dia tau akan ada banyak hal-hal sama yang akan terjadi yang mungkin malah hanya akan mengulang akhir yang sama ,alasannya karena ia masih terjebak,dan tidak mau beranjak dari kenangan itu.
The reason why people hold onto memories so tight is because memories are the only things that don't change,when everything else does...
Yah,detail itu terasa manis... sekaligus membuat kita bisa merasa sedih ketika kita tau,semua itu hanya menjadi sebuah kenangan...
One day we'll be just a memory for some people,so do our best to be a good one...